jump to navigation

Aku di Benak Mereka

First, By Sobar Dwi Prabowo

FOREWORDS
pertama-tama, aku bukan anak KS2.
Tapi aku tergoda banget buat ngisi buku si Squidward ini. Abis, dia aneh sikh! ga’ bakal abis komentar soal dia!
Dia tu sedikit dari temanku yang kusebut “orang aneh”
jadi koreksi dirimu sendiri, orang aneh!
ABOUT
aku belum lama kenal dia, pertama kali tau sih, yang terlintas dalam otakku “ni anak namanya njiplak ya?” aneh juga, namanya mirip banget ama mantan pimpinan Muhammadiyah+Ketua MPR itu… waktu itu, kira-kira 11/2 taon yang lalu…
sejak itu…
hmmm, makin hari kenal Si Nung, aku makin takjub ama polahnya yang “ajaib”, akhir-akhir ini malah aku bisa membaca tulisan
“NETWORK NOT RESPONDING”
di wajahnya yang innocent. Belom lagi tawanya yang aneh, stylenya yang cuek tapi aneh, bajunya yang batik, trus tubuhnya yang ceking dan “khas”.
Satu hal yang bikin kagum, si Roiz ini tipe yang jenius gitu..jarang belajar tapi tok-cer, walo katanya di kelas sering “hang”, toh tetep eksis sampe sekarang.
Perlu direparasi tuh, sifat “hang”nya yang suka bikin dosen sebel!
Gak cuma di kelas ding, aku sering kok mendapati dia bengong ato sibuk sendiri (and gak jawab) waktu tak tanyain sesuatu, pokoknya…lumayan keki lah.
Trus juga kadang-kadang senyum ndiri! (biasanya pas lagi buka hp), eh, itu gak aneh sih ya, banyak orang senyum2 ndiri pas buka hp/baca sms.
Yang bikin iri, dia punya kanojo yang perhatian ama dia!!!sampe ngasih2 segala!ati2 Min!kamu melanggar garis kuning “caution!police line-you’d better not cross”, bisa bahaya tau!
Tapi btw, aq suka ama gaya tulisan kanojo sohibmu itu [juga gayamu]
men!gue suka gaya lo!!
mungkinkah ada hubungan antara sesama seniman penulis, sehingga kamu dan dia bisa “sohiban”? …FAR CONTINUED. ⇩⇩ for amin itself
aku suka baca tulisan2 sohibmu, baik di sms2mu yang aku baca diam2 ato di surat2 yang aku baca diam2 juga… maaf ya!
Aku juga suka baca tulisanmu di BS (buletin statistika) lho! Begitu santai…
oya, satu hal yang pengen kutanyain, kamu tu pernah marah sampe meledak ga? Kayaknya aku belum pernah liat kamu gitu.

satu lagi!sblom minta sesuatu sama orang /sbelom ambil /makan punya orang laen. NGOMONG DULU DONG!! jangan kayak aku, maksudnya
aku kadang eki setengah mati kalo’ kamu gitu..
apalagi abis itu, malah ketawa-ketawa tanpa dosa.
Sebel!
Well, setidaknya, kamu orang yang sabaran lah ya!
Jadi sekali lagi, orang aneh. Gue suka gaya lo!

END SESSION
ya udah, gitu aja. Rasanya aku udah membuang2 waktuku dan halaman bukumu. Moga aja tulisan ini gak berakhir di bak sampah, atau dalam tumpukan buku-buku lapuk, dalam lemari di sudut kamar terjauh yang gelap, berdebu, dan tak terjamah peradaban.
Walau nggak membangun, setidaknya dengan membaca ini kamu bakal inget bahwa kamu pernah memiliki sekeping memori tentang aku.
Seorang yang sama2 berjuang di satu jalan, di satu tujuan, di satu medan, STIS.
Gut lak!
Beneran nih kamu suka tanda tanganku? Keren emang ya…

Second, by Wawan Kurniawan

Si Nunk,
manusia luar biasa dari biasanya manusia.
Tak tau kenapa, kenapa tak tau, ah, bukan urusanku.
Aneh,
Allah Swt menciptakan dia beda dari makhluk hidup lainnya.
Sekilah tampak biasa, tak ada yang spesial darinya,
bahkan mungkin ada yang menganggap tak berguna,
tak bisa diajak kerja sama.

Tapi jangan salah! Di balik hijab semua itu ada
kemampuan luar biasa yang takkan dimiliki oleh
manusia laen saat ini.

Kemampuan yang orang alim pun belum tentu bisa menyamainya.
Allah Swt memberikan kelebihan daya ingat “otak” yang di luar
batas kehidupan dunia gemerlap.

Tenang, diam,
membingungkan, bikin penasaran,
tak ada rasa malu
kadang bikin senang, sering bikin kesal (he..)
kurang bisa terbuka, peka terhadap bidang kesukaannya.

Kemampuan daya jelajah komputernya mengejutkan,
membingungkan, mantap, ga’ jelas.
Pokoknya ada masalah komputer hubungi dia aja,
dijamin beres (Insya Allah) tapi siapkan sumber energi
alias makanan pendamping, atau minimal traktiran,
ya maklumlah dia kan dah jadi All Everything Consultant
moga aja tercapai ya.

Aku ingin…
Amin alias sinunk jadi jundullah
sebarkan kebaikan yang ia miliki
ajarkan kemampuan yang dipunyai
sumbangkan rezeki yang dititipi

hidup ga’ untuk dakwah ga’ berkah
amin istiqamah, amin

min, jalan ini penuh halangan, rintangan, batu cadas,
onak berduri, panah, mortir, ancaman,
sindiran, bantahan, olok2an
apakah kau pernah tersayat atau terluka?

Jadilah syakhsiyah islamiyah dalam superteam untuk menegakkan kalimatillah
sayatan luka, cucuran darah, tetesan air mata
memang tabiat dari jalan ini.
Dan kita takkan menyerah hanya karena menderita seperti itu kan akh?
Tetaplah istiqamah dalam tarbiyah dan dakwah!
Ditunggu hafizhnya ok!
Jangan jadi kader manja!

‘Afwan jiddan.

Third, by M Alimuddin

To See Noeng

sebelumnya gw minta maaf soalnya tulisan ini gw undur-undur terus (bukan kunduran)

terus terang kalo gw ngeliat diemnya lo, gw jadi inget
diemnya gw waktu masih SD. Makanya temen2 SD gw manggil gw
dengan sebutan limput (singkatan dari alim nyumput). Soalnya selain
gw diem banget gw juga suka duduk di pojok persis kayak sinung di KS2.
Waktu SD gw masuk dalam gerombolan manusia bodoh soalnya raportku
banyak merahnya. Tapi aku bisa menunjukkan bahwa aku adalah yang terbaik
di akhir. Saya harap itu semua terjadi pada kamu.

Amin itu…
amin itu pinter banget jaga image (baca: imej). Dia tahu di mana dia harus konyol.
Dia juga tau kapan dia harus belajar. Kapan bersih2 (klo udah kotor). Tapi sayangnya
dia ga bisa bedain mana tempat tidur dan mana yang bukan tempat tidur. Saya pernah
membayangkan mungkin dari pandangan kamu semua benda
terbuat dari kapuk dan busa yang empuk.

Yang gw salut dari kamu. Bisa cepat tidur di mana aja dan kapan aja. Itu saja kemampuan
kamu yang tidak saya miliki.

O iya ada kekosongan kekuasaan di perkumpulan wong lalijiwo

Forth, by Arbi Setiyawan

Sinung Nugrohoo…
amma ba’du
aku disuruh nulis apa, Dul?
Profilmu? →Kayane kamu bukan seseorang yang ber-profil…!
tapi ora papa lah, klo dipaksa2 mikir nanti kan pasti ketemu
sesuatu tentang dirimu di kepalaku. Ya, setidaknya satu kata
atau dua kata tentang kamu. Gpp ya? (KAREPMU!)

langsung bae, amin itu cerdas, pinter, anteng, ketawa-ketiwi,
males, gaul, funky, akeh balane (tapi hampir semuanya edan),
dadi kadang amin edan juga. Kamu ngetop deh, tahu banyak hal
serta menguasai hal-hal tsb, sopan, ganteng, ramah, (tak coret bae ya,
soale aku lupa, yang seperti itu sudah menjadi monopoli bagi diriku,
so kamu gak berhak akan hal itu. Di samping itu, tidak pas ada pada
dirimu, OK? Setuju ya!)

sekarang tinggal Sinung..
yang aku tahu, sinung tidak jauh beda dengan amin.
Mereka seperti saudara kembar lah, dari fisiknya, sikapnya,
cara berjalannya, ketawa’nya. Pokoke kabeh lah, persis!
Di antara keduanya terdapat POTENSI, MODAL, KEKUATAN yang kuat
untuk mencapai KEMULIAAN. Tetapi sering “seperti” disia-siakan.
Tidak digunakan, tidak digali untuk KEMULIAAN itu.
Kamu ibarat air, air yang dalam tapi kok beriak…
kamu ibarat tong, tong berisi emas tapi kok nyaring bunyinya.
EDAN ORA? Haruse gak begitu kan?
Sabar aja, man! Semua sudah tertulis di Lauhul Mahfuzh.

Sabar saja menjalani hidup ini..
tapi jangan tidur terus yah..
30 juice harus dikantongi di kepalamu.. (mustoko panjenengan!)
shalat subuh jangan telat, → jam enem (06:…)

akhi, manhaj yang lurus, manhaj yang benar itu penting
harus dijalani oleh mereka yang ber-tekad berada di jalan
kebenaran,
tanpa manhaj yang benar, seseorang seperti tidak berilmu,
hilang ilmunya.

5W+1H → manhaj yang benar.
Aku yakin kamu tau.

Let’s Go!!! (To bed? Bukan lah..)

Fifth, by Ely Uswatun Kasanah

About Rois…

Rois adalah misteri…
Rois adalah keajaiban…
Rois adalah keanehan…
dan masih banyak adalah2 yang lain…
yang pernah aku saksikan…

Rois itu teman yang baik, mau mendengar keluh kesah kita,
walau dia sendiri seakan gak mau memberi beban pada teman
(gak mau cerita balik) Rois itu pinter, coba tanya ‘dari SD ampe
di STIS ini berapa biji buku catetanmu?’, mungkin bisa diitung
dengan jari kali ya? Tapi tetep aja otaknya ‘CLING!!!’

Rois juga orang yang gak bisa ditebak, sok jaim (wuih kalo udah
nampakin wajah jaim, ih… nyebelin!!), tampangnya ‘meyakinkan’ banget
sebagai jago komputer, suka bikin qta ketawa dengan ke’jayus’annya, tapi
sering juga bikin kesel dengan permintaannya yang aneh2.

Rois kadang gak peka, tapi begitu diketusin ato dikasarin, dia jadi ‘peka’ banget.
Sering banget gak ‘loading’ ma sekitar. (itu yang paling nyebelin dari semua sifatnya).

NB: mohon maaf kalo namamu sering jadi “bahan gosip” kalo temen2 ngumpul. Maaf…

Comments»

1. arifromdhoni - February 13, 2008

Amin Rois Sinung Nugroho (A.R.S.N)
Ini pernah jadi temanku sebangku waktu di MTs (kelas berapa yak? pokoknya pernah sebangku di depan). Duduk di depan, kadang ga konek dengan dirasah [ato konek dlm ru'yah ya?] :D Tapi klo ditanya ttg dirasah, insyaallah bisa jawab, hehe. Dulu badannya kurus [katanya sekarang udah lebih gemuk ya?], tapi waktu disuruh push-up, wew cepet sekali.

Trus, klo tanya2 bahasa Arab, di antaranya temen2 seangkatanku, kayaknya dia termasuk salah satu yg jago :D Banyak menulis walaupun aku tidak yakin klo dia banyak mencatat dirasah. Dulu sempet jadi mudabbir juga waktu kelas tiga. Hm, pokoknya sip deh.

Udah lama tak ketemu lagi, semenjak SMU udah terpisah jauh, hehe. Kapan ketemu lagi? Semoga teteup diberi barakah ilmu, iman, islam, ikhlas, ihsan, dan amal. Gmn bhs arabmu sekarang? Mentok? Ato masih lanjut? Bikin tutorial bhs arab yak :D